|  
Pertanyaan dari Linda Indrawati
Rabu, 17 Agustus 2011 - 11:27:48

Selamat siang Dokter, saya Linda, saya mempunyai 2 buah kista yang terletak di lever dekat dg empedu, dan sudah cukup besar +/- 37 mm dan 11 mm. Saat ini saya sering merasa lelah, Apakah dg mengkonsumsi curmino dapat mnghilangkan kista saya, bila dapat berapa dosis yg tepat. Terima kasih

Dokter Menjawab :
Kepada Yth.
Ibu/Sdri Linda

Kista liver bisa bawaan dan bisa juga karena didapat, misalnya karena infeksi. Curmino tidak bisa untuk mengobati kista tapi Curmino bisa digunakan untuk menjaga fungsi hati tetap baik walaupun ada kista.

Bila tidak ada keluhan, saya anjurkan untuk pengulangan USG antara 3 - 6 bulan untuk melihat kistanya bertambah besar atau tidak. Sebaiknya konsultasi dengan dokter penyakit dalam untuk mengkonfirmasi antara USG dan pemeriksaan klinis (pemeriksaan langsung oleh dokter).

Salam hormat,

Dr. Arijanto Jonosewojo, SpPD FINASIM

Pertanyaan dari jojo
Senin, 15 Agustus 2011 - 16:14:18

Selamat sore bapak dokter , Sudah beberapa tahun ini saya mengindap hepatitis B , & Di anjurkan minum obat Telbivudin - Sebivo . Apakah memang obat tersebut tepat ? dan adakah obat alternatif untuk menyembuhkan penyakit ini , dikarenakan obat tersebut cukup mahal. Terimakasih sebelumnya saya ucapkan Jojo

Dokter Menjawab :
Kepada Yth.
Bpk/Sdr Jojo

Harus diketahui terlebih dahulu, hepatitis B nya termasuk jenis apa. Apabila termasuk yang jenis kronik aktif hepatitis dimana SGOT / SGPT nya selalu tinggi, tentunya perlu diobati dengan interferon atau obat yang Bpk/Sdr sebutkan tadi. Tetapi apabila dia hanya kronik persisten yang SGOT / SGPT nya selalu normal, tidak perlu obat-obat tadi. Minum obat-obat yang mengandung curcumin cukup baik untuk mencegah sirosis hati.

Salam hormat,

Dr. Arijanto Jonosewojo, SpPD FINASIM

Pertanyaan dari rahmad
Kamis, 11 Agustus 2011 - 08:23:39

mohon penjelasannya pak dokter:2 minggu yg lalu hasil lab saya: SGOT 167 (nilai rujukan<33) SGPT 1061 (nilai rujuka <50)...trs kemarin cek lagi sudah turun: SGOT 42,SGPT 132...sudah mengonsumsi curmino...(dpt info di koran)...pertanyaan saya: apa perlu saya vaksin hepatitis B...mengingat kondisi pekerjaan saya yg beresiko kelelahan..trims.

Dokter Menjawab :
Kepada Yth.
Bpk/Sdr Rahmad

Penyebab hepatitis banyak, bisa dari infeksi maupun non infeksi. Jadi pengobatannya tergantung dari penyebabnya. Curmino dapat diminum untuk menormalkan kadar SGPT / SGOT, tetapi harus juga diobati dengan penyebab hepatitisnya.

Vaksinasi hepatitis B hanya untuk mencegah infeksi hepatitis B, tetapi tidak untuk hepatitis yang lain. Meskipun demikian, vaksinasi hepatitis B banyak manfaatnya karena frekuensi hepatitis B di Indonesia cukup tinggi.

Untuk menjaga SGPT / SGOT tetap normal, sebaiknya tetap rutin minum Temulawak atau Curmino.

Salam hormat,

Dr. Arijanto Jonosewojo SpPD FINASIM

Pertanyaan dari mohyuri
Rabu, 10 Agustus 2011 - 20:48:18

Dok aku positif mengidap hepatitis B obatnya apa Dok yang bisa menyembuhkannya?

Dokter Menjawab :
Kepada Yth.
Bpk/Ibu Mohyuri

Bila terkena hepatitis B, kita harus tahu terlebih dahulu masih stadium akut atau kronik. Hal ini dikarenakan kalau akut, maka dalam 6 bulan akan membentuk antibodi alami. Tetapi apabila sudah kronik, maka harus melihat jenisnya, kronik aktif atau kronik persisten. Bila kronik aktif, bisa diobati dengan interferon atau 3TC dan obat anti virus B lainnya.

Yang penting agar menjaga SGPT / SGOT tetap normal. Minum Temulawak atau Curmino bisa menjaga fungsi hati tetap baik.

Salam hormat,

Dr. Arijanto Jonosewojo SpPD FINASIM

Pertanyaan dari Adi Winata
Jumat, 05 Agustus 2011 - 09:29:35

Kepada Yth Dokter, Saya mau tanya: 1. Apa yang dimaksud dengan HBV DNA? 2. Apa yang dimaksud dengan HBs Ag Kwantitatif? 3. Apa beda HBV DNA dengan HBs Ag Kwantitatif? 4. Apa penjelasannya jika HBV DNA = 356,000? Saya tunggu penjelasannya. Terima kasih atas perhatiannya. Salam, Adi Winata

Dokter Menjawab :
Kepada Yth.
Bpk/Sdr Adi

Saya harus baca dulu karena HBV DNA digunakan untuk mengetahui virulensi virus, sedangkan HbsAg hanya untuk menyatakan penderita sedang terkena Hepatitis B, yang bisa akut atau sudah kronis dimana untuk angkanya tergantung dari harga laboratorium tempat memeriksa.

Salam hormat,

Dr. Arijanto Jonosewojo SpPD FINASIM


Visit our page on Facebook
Follow us on Twitter
See our video