|  
Pertanyaan dari Tri Hardianto
Selasa, 14 Agustus 2012 - 11:07:50

Bagaimana Penanganan fattyliver dan apa obatnya atau bolehkah mengkonsumsi Curcumino terima kasih

Dokter Menjawab :
Kepada Yth.
Bp/Ibu Tri Hardianto

Fatty Liver penyebabnya karena kadar LDL dan Trigliserida yang tinggi di darah. Tetapi bisa juga karena suka mengkonsumsi makanan atau minuman yang mengandung alkohol. Curmino bisa memperbaiki fatty liver, tapi tetap harus mengurangi makanan yang berlemak dan alkohol. Pemberiannya 3 x 1 kapsul selama 3 bulan. Kemudian dievaluasi dengan test ulang.

Salam hormat,

Dr. Arijanto Jonosewojo, SpPD FINASIM

Pertanyaan dari Angga
Senin, 30 Juli 2012 - 08:36:33

Selamat Siang Dokter Saya mau tanya apakah HEPATITIS B bisa sembuh TOTAL ?? makanan dan minuman apakah yang harus di konsumsi dan dihindari ??? obat serta herbal apa yang bisa untuk menyembuhkan HEPATITIS B ?? Terima kasih atas saran

Dokter Menjawab :
Kepada Yth.
Bp/Sdr Angga

85% penderita hepatitis B sembuh sempurna, hanya 15% yang dapat menjadi kronis. Apabila menjadi kronis, harus dijaga supaya tidak menjadi sirosis dengan konsumsi secara teratur Curmino Plus (kapsul ekstrak Temulawak, Kayu Kuning dan Sambiloto). Temulawak mengandung curcumin yang terbukti baik untuk melindungi hati.

Hindari minuman beralkohol dan obat-obatan yang mengandung paracetamol. Obat untuk hepatitis B kronis sementara ini cuma Interferon.


Salam hormat,

Dr. Arijanto Jonosewojo, SpPD FINASIM

Pertanyaan dari annie
Kamis, 19 Juli 2012 - 12:48:15

hasil test lab saya: - tgl 02 Juni 2012 : hbsAg positif - tgl 14 Juli 2012 : hbsag non reaktif <1,0 & Anti hbs : reaktif 15.610 & anti hbc non reaktif 1.960 apakah saya terinfeksi virus hepatitis B Terimakasih

Dokter Menjawab :
Kepada Yth.
Ibu/Sdri Annie

Berdasarkan kedua hasil test lab tersebut, Anda terkena hepatitis B sebelumnya. Tetapi sekarang telah sembuh dan mempunyai antibodi terhadap hepatitis B. Jadi Anda tidak terkena hepatitis B.

Salam hormat,

Dr. Arijanto Jonosewojo, SpPD FINASIM

Pertanyaan dari aprilia
Sabtu, 26 May 2012 - 22:34:15

Yth. dr. Arijanto dari hasil lab suami saya didiagnosis menderita hepatitis B dan severe fatty liver.. suami saya kadang mengeluhkan perutnya terasa kembung, mual.. sekitar 1 bulan suami saya mengkonsumsi obat dari dokter yaitu ursolic dan e-toco tp belum ada perubahan... pernah suami saya diberi metformin mskipun suami saya tidak mnderita diabetes.. tujuannya untuk menguruskan badannya dan menghancurkan lemak dalam tubuh, tp perut masih sering kembung dan begah.. untuk penyakit hepatitisnya sendiri belum ada pengobatan karena dharuskan tes HBe-Ag dan HBV-DNA. terakhir kali suami saya hanya tes SGOT dan SGPT, untuk hasil SGOT normal, tp untuk SGPT nya hasil nya 50 (hasil normal : 42. pertanyaan saya : 1. apa boleh penderita hepatitis dan fatty liver mengkonsumsi makanan berprotein tinggi? 2. obat herbal apa yang bisa dikonsumsi suami saya dok? 3. apa saran dari dokter untuk penyakit yang diderita suami saya? terima kasih

Dokter Menjawab :
Kepada Yth.
Ibu/Sdri Aprilia

1. Penderita fatty liver boleh makan makanan yang berprotein tinggi asalkan fungsi ginjalnya normal. Yang tidak boleh dimakan adalah makanan berlemak tinggi dan makanan atau minuman yang mengandung alkohol.

2. Untuk herbal yang sesuai, dapat konsumsi Curmino Plus yang mengandung ekstrak temulawak, kayu kuning dan sambiloto. Ketiga herbal tersebut baik untuk hepatoprotektor dan daya tahan tubuh.

3. Melakukan pemeriksaan lab yang dianjurkan agar dapat dilakukan pengobatan yang sesuai, konsultasi ke dokter, disiplin dalam pola makan dan gaya hidup yang sehat sesuai dengan kondisi yang diderita.

Apabila ada yang kurang jelas, silakan konsultasi kembali.

Salam hormat,

Dr. Arijanto Jonosewojo, SpPD FINASIM

Pertanyaan dari Dolli
Sabtu, 26 May 2012 - 06:22:33

Dokter,saya pernah didiagnosa kena hepatitis waktu test darah. Namu saya lupa. Kalau saya mau tes ke lab, hal/item apa aja yg harus saya periksa di lab? Terima kasih dokter....

Dokter Menjawab :
Kepada Yth.
Bpk/Ibu Dolli

Hepatitis dapat dibedakan menjadi dua yakni hepatitis infeksi dan hepatitis non infeksi. Untuk hepatitis infeksi dikarenakan virus hepatitis (A, B, C, dll). Pemeriksaan laboratorium yang perlu dilakukan antara lain HBsAg, Anti HBs, HCV, HAV, dan yang penting juga periksa SGOT dan SGPT.

Salam hormat,

Dr. Arijanto Jonosewojo, SpPD FINASIM


Visit our page on Facebook
Follow us on Twitter
See our video