|  
Pertanyaan dari vena
Sabtu, 20 April 2013 - 11:14:34

Selamat pagi Dr ,saya mau tanya kalo kita konsumsi temulawak dirumah sebaiknya dengan cara di rebus atau diseduh ya ..sebelumnya Trimaksih banyak Dr atas infonya

Dokter Menjawab :
Kepada Yth.
Ibu/Sdri Vena

Bisa direbus maupun diseduh, sama saja.

Salam hormat,

Dr. Arijanto Jonosewojo, SpPD FINASIM

Pertanyaan dari Ephi
Senin, 08 April 2013 - 16:29:28

Hallo Dok..saya mau nanya ttg hepatitis A. tgl 1 April 2013 yg lalu saya cek fungsi hati, SGOT : 50, SGPT : 65, krn diatas normal, saya konsul ke dokter penyakit dalam, disarankan cek hepatitis, dan dari hasil lab Anti HAV positif S/CO :13,75. akhirnya saya rawat inap, krn tidak kuat dgn mual dan panas. skrg..SGOT dan SGPT nya sdh normal, namun rasa mudah lelahnya belum hilang. kira2 berapa lama kita bisa sembuh total dari hepatitis A ini dok ? benarkah hepatitis A bisa menular melalui hubungan seks ? klu SGOT/SGPT sdh normal, apa suplemen lesichol/temulawak masih boleh kita konsumsi ? atas bantuan dari dokter saya ucapkan terima kasih.

Dokter Menjawab :
Kepada Yth.
Ibu Ephi

Hepatitis A umumnya 2 minggu sudah sembuh dan penularannya melalui makanan, bukan melalui hubungan seks. Untuk suplemen temulawak seperti Curmino bisa dikonsumsi, cukup 1 kali sehari 1 kapsul.

Salam hormat,

Dr. Arijanto Jonosewojo, SpPD FINASIM

Pertanyaan dari sari
Jumat, 08 Maret 2013 - 18:18:51

sy tes darah tgl 8 feb 2013 hasilnya sgot 24 ,sgpt 25 ,hbsag reaktif dan anti hbs nonreaktif.sy positif hepatitis b.sy diberi obat proliva dan nerva plus,lalu tgl 8 maret 2013 sy cek lagi sgot 23 sgpt 29,ureum 17 dan kreatinin 0,60..bln ini sy diberi obat bio curliv dan vitamin.sy msh merasa mual dan pusing,sy jg msh menyusui anak 23 bln,apakah ada resiko tertular?krn sy tidak tahu sejak kapan tertular hepatitis b..sy termasuk hepatitis b akut atau kronik?apakah sy bs sembuh..terimakasih

Dokter Menjawab :
Kepada Yth.
Ibu Sari

Hepatitis B dikatakan kronis bila selama 6 bulan HbsAg tetap positif. Kalau sedang mengidap hepatitis B, sebaiknya tidak menyusui, kecuali anaknya sudah mendapatkan vaksinasi hepatitis B.

Yang terpenting harus tetap menjaga nilai SGOT dan SGPT dalam batas normal. Dapat juga diimbangi dengan konsumsi herbal seperti temulawak yang bermanfaat sebagai hapatoprotektor. Tetap rutin check. Tiga bulan lagi, dapat check HbsAg dan Anti Hbs.


Salam hormat,

Dr. Arijanto Jonosewojo, SpPD FINASIM

Pertanyaan dari sidarjanto
Rabu, 20 Februari 2013 - 14:16:20

Saya ada diabetes sekitar 25 tahun, mulai bulan januari 2013 sering merasa lelah terasa dari perut keatas. Rasa lelah ini tidak seperti biasanya meskipun tidak olah raga terasa lelah. Apakah ini ada hubungannya dengan kondisi liver saya ? Pemeriksaan SGOT SGPT pada bulan Nopember 2012 normal. Terimakasih.

Dokter Menjawab :
Kepada Yth.
Bp/Sdr Sidarjanto

Gangguan fungsi liver harus dilihat dari SGOT, SGPT, Gamma GT, Alkali Fosfatase dan Bilirubin. Kalau itu normal, mungkin penyebab lemasnya bukan dari liver. Bisa juga diminta konfirmasi dengan pemeriksaan USG Abdoman untuk melihat apa ada gangguan di liver atau organ-organ lain di perut. Sebaiknya cek ulang darah lengkap, gula puasa dan HbA1c. Dengan adanya data-data tersebut, mungkin saya bisa memberikan saran.

Salam hormat,

Dr. Arijanto Jonosewojo, SpPD FINASIM

Pertanyaan dari megga
Minggu, 13 Januari 2013 - 22:10:36

malam dok..... usia saya 35 th ,setahun lalu saya pernah menderita fatty liver dan mdpt 1 resep obat yg hrd diminum setiap hari selama 1 bulan (obatnya kapsul warna merah hati dan besar ) itu dengan keluhan perut kembung tidak sembuh2 dan serasa penuh. sekarang saya mulai kembung lagi dan sdhj hampir 2 minggu msh saja kembung, sdh minum semua obat kembung tapi tdk pengaruh. bagaimana ya dok? apa sy haruskonsul ke spesialis dalam atau dokter umum saja? apa perlu di usg dan ambl darah? Bisa tidak saya minum obat ? mohon bantuannya. terima kasih

Dokter Menjawab :
Kepada Yth.
Ibu/Sdri Mega

Fatty liver dapat terjadi bila kita makan banyak makanan yang berlemak tetapi kurang aktivitas fisik atau olah raga. Selain itu, fatty liver juga dapat terjadi apabila banyak konsumsi makanan atau minuman yang mengandung alkohol.

Diagnosis fatty liver biasanya dengan menggunakan USG abdomen, pemeriksaan fungsi hati dan profil lemak. Sebaiknya datang memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan diagnosis yang tepat.

Salam hormat,

Dr. Arijanto Jonosewojo, SpPD FINASIM


Visit our page on Facebook
Follow us on Twitter
See our video