|  
Pertanyaan dari emier
Senin, 08 Desember 2014 - 11:38:38

Dok saya menderita hepatitis b. Saya konsumsi temulawak 3x sehari pagi siang dan malam. Apakah tidak apa dok saya konsumsi 3x sehari

Dokter Menjawab :

Kepada Bp./Ibu  Emier

Temulawak bersifat hepatoprotektor yang berarti bisa melindungi hati dari kerusakan. Jadi Temulawak bisa membantu kadar SGOT dan SGPT tetap normal. 
Minum 3 x sehari tidak ada masalah asal tidak pernah mengalami perdarahan lambung. Tetapi temulawak juga merangsang nafsu
makan. Jadi hati - hati jangan jadi gemuk.

Salam hormat,

Dr. Arijanto Jonosewojo, SpPD FINASIM

Pertanyaan dari Yenny
Sabtu, 29 November 2014 - 11:10:06

Dok. Saya wanita usia 27 thn. Baru sajak check darah. LDL 40mg/dL HDL 65mg/dL Triglyseric 82mg/dL Glukosa puasa 103mg/dL Ureum 21.8mg/dL Creatinin 0.7mg/dL SGPT 14 U/l Tapi saya punya SGOT 89.70 U/l Kenapa yah itu dok? Padahal saya makan sehAt olahraga tiap malam minun juice buah sayur. Apa kira2 yang meati saya lakukan? Dan makan. Terima kasih

Dokter Menjawab :

Kepada Sdri Yenny.

Hasil lab LDL yg 40 itu sangat rendah bisa terjadi gangguan kardiovaskuler.
Sedangkan untuk SGOT kurang jelas kenapa bisa tinggi sedangkan SGPT nya normal.

Ada baik nya Sdri dapat malakukan cek / pemeriksaan ulang di lab yang lain.

Hubungi Dokter Sdri apabila masih belum jelas.

Salam hormat,

Dr. Arijanto Jonosewojo, SpPD FINASIM

Pertanyaan dari Gede Adnyana
Selasa, 25 November 2014 - 15:28:36

Mohon tanya Pak Dokter, saya Laki-Laki 39 Tahun dengan hasil MCU menunjukkan SGPT 33, SGOT 59, HBsAg Pos 3513 Co 1, Anti HBs negatif, artinya apa Dok? Apakah ada masalah dengan liver, ebelum mengunjungi internist? Tambahan lagi, Bilirubin total 1,1 Direk 0,3 dan Indirek 0,8. Terimakasih banyak penjelasannya Pak Dokter

Dokter Menjawab :

Kepada Yth Bpk Gede,

Anda sedang mengidap hepatitis B.

Mohon di ulangi pemeriksaan HbsAg dan HbsAb 3 bulan lagi. 
Apabila HbsAg sdh negatif dan HbsAb positif berarti Bapak sudah aman karena sudah terbentuk antibody. 

Apabila sampai 6 bulan belum terbentuk Antibodi berarti Bapak sedang mengidap hepatitis B kronis.

Sebaik nya Bapak konsultasikan dengan Dokter Internist. 

Salam hormat,

Dr. Arijanto Jonosewojo, SpPD FINASIM

Pertanyaan dari dwi riani
Selasa, 18 November 2014 - 19:37:45

ass..dok saya mau tanya kalau hasil sgot saya 25 dan sgptnya 21 dan hbSag saya reaktif. apakah ada tindakan pengobatan medis dok soalnya dokter sy bilang tidak perlu ada pengobatan medis?? terima kasih

Dokter Menjawab :

Kepada Ibu / Sdri Dwi Riani

Selama SGOT dan SGPT normal kita cukup menjaga agar tidak naik. Jangan sembarangan minum obat-obatan yg bersifat hepatotoksik dan terlalu lelah. Sebaiknya kurangi makanan yg berlemak.

Ada baik nya Ibu / Sdri juga meminta USG abdomen ke dokter Ibu / Sdri.

Hubungi Dokter Ibu / Sdri apabila masih belum jelas.

Salam hormat,

Dr. Arijanto Jonosewojo, SpPD FINASIM

Pertanyaan dari budi darmawan
Sabtu, 15 November 2014 - 09:00:43

Selamat pagi dok, saya 2 bulan lalu di diagnosa gerd oleh dokter,sehingga jika makan sedikit saya perut langsung keras, kemudian saya cek SGOT 85 SGPT 125 untuk hepatitis Anti HAV total <100, saya di suruh cek kembali yang anti-hav igm ternyata non reaktive, dan sgot saya turun sgot 55 dan sgpt tetap 125 setelah saya mengkonsumsi HP Pro dan temulawak, sekartang ini perut sebelah kanan kadang terasa nyeri, dari hal tersebut apa yang saya harus lakukan dok. Terimakasih untuk hasil hepatitis BC non reaktive. Kalau A seperti yang saya tulis di atas. Terimakasih dok

Dokter Menjawab :

Kepada Bp / Sdr Budi Darmawan

Sebaiknya USG abdomen untuk melihat apa ada gangguan empedu atau Fatty liver.
Sementara cukup minum temulawak atau dapat mengkonsumsi Curmino 3 x 1 hari.

Salam hormat,

Dr. Arijanto Jonosewojo, SpPD FINASIM

« First< Prev123Next >Last »

Visit our page on Facebook
Follow us on Twitter
See our video